Johanes Ribli: Buffet dan Graham

Johanes Ribli intisari perjalanan Buffet dengan Graham

Mr Market dan Tikus Tundra

Dalam jangka panjang, harga saham akan mengikuti performans perusahaan.

Dalam jangka pendek, harga akan berayun naik turun mengikuti emosi pasar.

Graham mengajarkan beda mendasar antara investor dan spekulan terletak pada sikap mereka terhadp penetapan harga saham.

Spekalulator mencoba mengantisipasi dan mengambil keuntungan dari pergerakan harga saham.

Sebaliknya, investor membeli perusahaan dengan harga yang wajar.

Musuh besar invetor bukanlah pasar saham, tetapi diri sendiri.

Orang yang tidak mampu mengendalikan emosi tidak akan berhasil menjadi investor.

Bayangkan anda berbisnis dengan Mr. Market. Dimana Mr. Market ini punya temparemen yang tidak stabil. Jika dia lagi senang dan optimisme, dia menawarkan harga saham perusahaan tinggi. Jika dia lagi depresi dan sedih, dia menawarkan harga rendah.

Mr. Market juga tidak keberatan dihina. JIka tawaran Mr. Market hari ini ditolak. besok dia akan kembali lagi dengan tawaran baru.

Buffet mengingatkan bahwa untuk sukses, orang membutuhkan pertimbangan bisnis yang baik dan kemampuan untuk melindungi diri sendiri dari kebodohan pasar. Ia sering ingat mengenai analogi Mr. Market ini.

Salam

Johanes Ribli